Mengukir Kenangan

Kemarin seorang sahabat berpulang.  Setelah lama berjuang, ia menghadap Sang Khalik pada hari yang penuh berkah.  Sebuah kepulangan yang indah, in syaa Allah. 

Ia seorang pejuang.  Semangatnya untuk berbagi tetap terasa meski ia tak sedang berada di negeri ini.  Usianya belum empat puluh tahun namun ia telah menorehkan banyak kenangan di hati sahabat-sahabatnya. 

Saya baru menyadari bahwa ternyata saya tergabung dengannya di banyak grup media sosial.  Semua grup itu memberitakan kepergiannya.  Teman-teman menangis dan menguntai doa.  Banyak pula terbaca cerita mengenai pribadinya yang selalu berpikir positif, produktif dan inspiratif. 

“Tenaganya nggak habis-habis sampai maut menjemput,” kesan seorang sahabat tentangnya. 

Ia memang senang berbagi.  Seperti tak kenal lelah, ia berupaya untuk terus menebar manfaat.  Menginisiasi kegiatan ini dan itu, menjadi narasumber di berbagai webinar, menulis buku dan berbagi ilmu.  Banyak hal terus dilakukannya meski diagnosis keganasan telah ditegakkan, sebuah keadaan yang bisa membawanya pergi kapan saja.  Ia sepertinya tahu waktu tak akan mau menunggu.  Rasa sakit tak menyurutkan langkahnya, ia mengisi setiap saat dengan karya penuh manfaat. 

“Di antara nafasnya yang sesak, ia masih sempat memberi banyak masukan untuk grup menulis,”  tulis sahabat yang lain. 

“Dia juga masih sempat japriin saya untuk segera membuat tulisan.  Ya, Allah.. mungkin kalau nggak dijapriin, nggak jadi  itu tulisan,” sambung sahabat lainnya.

Demikianlah ia senantiasa mendorong sahabat-sahabatnya ke arah kebaikan.  Tak sedikit pun terasa ia mengeluh karena sakit.  Ia menerima semuanya sebagai takdir Allah dan berusaha melakukan apa pun yang ia bisa dalam keterbatasan waktu dan tenaga yang dimiliki. 

Pernah kami berbincang mengenai kondisi sakitnya.  Ia mengakhiri percakapan itu dengan kalimat, “Iyaa, Mbaa.  Pertolongan Allah dekat…”  Tiga kata terakhir inilah yang diyakininya, tertangkap dari sikapnya dalam menghadapi setiap tantangan.

Dalam situasi pandemi ini, kematian terasa begitu dekat.  Sejatinya memang tidak ada yang tahu kapan maut akan menjemput tetapi kita semua yakin saat itu pasti datang.  Kabar baiknya adalah kita punya pilihan.  Kita bebas menentukan bagaimana cara menghabiskan masa dalam perjalanan menuju batas usia.  Kita bisa merancang bagaimana kita akan dikenang.  Selagi masih diberi waktu, kita dapat mengatur laku.

Kesan teman-teman terhadap sahabat kami yang berpulang kemarin secara konsisten menunjukkan bahwa ia adalah seorang pejuang, seorang muslimah yang senang berbagi dan menebar manfaat, seorang perempuan yang kuat dan inspratif.  Tak ada negasi mengenai hal tersebut.  Ia telah berhasil mengukir kenangan positif di hati orang-orang yang mengenalnya, termasuk yang hanya beberapa kali bertemu dan berinteraksi di dunia maya. 

Kesan senada dari banyak orang ini tentunya bukan hasil perilaku yang sebentar, bukan akibat ikut-ikutan apalagi pencitraan.  Persepsi ini datang dari melihat, mendengar, merasakan dan mengalami interaksi dengannya.  Jika sebagian besar orang mempunyai kesan yang sama, artinya ia telah membawa sikap tersebut dalam setiap langkah dan lakunya.  Ia istiqamah.  Setiap perbuatannya selaras.  Ia melakukannya di mana pun dan pada siapa pun.  Konsistensi ini membuatnya dikenang dengan cara yang sama di hati banyak orang.  Ma syaa Allah.  Sebuah teladan yang indah.

Jazaakillahu khairan, Ukhti.  Bahkan setelah kami tak lagi dapat melihatmu, kau tetap menginspirasi.  

Mutiara, 27 Maret 2021

Dian L Izwar


Mahasuci Allah yang menguasai (segala) kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun.

Q.S. Al-Mulk ayat 1-2


Dian

Psikolog yang senang belajar dan mengajar, gemar memasak dan menulis. Berharap agar sedikit pengetahuan yang dititipkan Allah padanya dapat membantu sesama dan menjadi penambah amal kebaikan baginya kelak di hari perhitungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *