7 Elements of Maqasid Framework
Prof. Jasser Auda memperkenalkan 5 tahap yang saling terkait dalam metodologi maqasid, yaitu penetapan tujuan, lingkaran refleksi, studi literatur dan realitas yang dilakukan secara kritis, dan terakhir membentuk teori dan atau prinsip-prinsip yang sesuai dengan tujuan penelitian.
Tahap ketiga, yaitu membuat kerangka kerja penelitian (maqasid framework) memegang peranan yang cukup kritis. Oleh karena itu Prof. Jasser Auda membuat sebuah struktur konseptual yang berusaha untuk menangkap sudut pandang Islam dan menghubungkannya dengan tujuan penelitian.
Ada 7 elemen dalam Maqasid Framework, yaitu konsep, tujuan, nilai-nilai, perintah, hukum-hukum universal, kelompok-kelompok ayat dan bukti atau contoh-contoh. Ke tujuh elemen ini diisi dengan hasil refleksi peneliti setelah mencermati Alqur’an dan Sunnah. Setiap isu yang akan diteliti perlu ditelaah dalam ketujuh hal ini.
Dalam bukunya Prof. Jasser Auda menampilkan contoh kerangka kerja dalam bentuk mind mapping dalam 7 elemen ini.
Ah, saya perlu lebih memahami ini. Bismillah, semoga Allah mudahkan.
Mutiara, 27 Februari 2022
Dian L Izwar
#Refleksi kuliah sesi kelima “The 126-hour program on Islamic Psychology as the science of human soul, cognition, emotion and behavior”. Sabtu, 26 Februari 2022, 20.15-22.15 WIB oleh Dr. Bagus Riyono, MA, Psikolog
Referensi: Jasser Auda, 2021, Re-Envisioning Islamic Scholarship: Maqasid Methodology as a New Approach, Claritas Book, United Kingdom.
Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur’an yang serupa (ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka ketika mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan Kitab itu Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat memberi petunjuk.
QS Az-Zumar: 23
