Les Gratis

Ini cerita dari seorang psikolog.  Beberapa waktu yang lalu, beliau dimintai bantuan untuk menjadi konselor oleh sebuah lembaga nirlaba.  Lembaga nirlaba tersebut menyelenggarakan konseling psikologi gratis bagi masyarakat umum.

Pada saat menangani seorang klien, sang psikolog merasa bahwa masalah yang dihadapi kliennya membutuhkan lebih dari satu kali sesi konseling untuk sampai pada penyelesaian yang optimal.  Sementara kegiatan konseling gratis yang difasilitasi oleh lembaga nirlaba tersebut hanya untuk satu sesi saja.  Sang psikolog merasa bahwa ia perlu membantu kliennya secara tuntas.  Oleh karena itu, pada akhir sesi sang psikolog menyampaikan pada kliennya bahwa untuk penyelesaian masalah yang optimal ia dapat melanjutkan konseling pada sesi berikutnya secara gratis juga.  Klien tersebut menyambut baik kesempatan itu dan kembali hadir di sesi kedua yang difasilitasi secara pribadi oleh sang psikolog. 

Alhamdulillah kegiatan konseling berjalan lancar.  Klien itu merasa sangat terbantu.  Ia menyampaikan hal ini secara langsung kepada sang psikolog saat evaluasi akhir sesi konseling.  Ia juga sangat menghargai sesi tambahan yang diberikan oleh sang psikolog karena secara finansial ia memang belum dapat mengalokasikan dana untuk sebuah kegiatan konseling berbayar walaupun ia sangat membutuhkan bantuan. 

Hal yang membuat saya menuliskan kisah ini adalah fakta bahwa sang klien yang merupakan seorang guru bahasa asing ini sering memberikan les bahasa gratis bagi siswanya yang kurang mampu.  Ia hanya ingin membantu murid-muridnya belajar bahasa dengan lebih baik.  Siswa yang mampu akan membayar uang les tapi yang tidak mampu tetap dapat mengikuti les dengan cuma-cuma. 

Saya merasa bahwa Allah telah menggerakkan hati sang psikolog untuk juga memberikan sesi konseling gratis bagi sang guru.  Kebaikan yang dilakukan sang guru terhadap anak-anak didiknya telah kembali padanya, tidak langsung oleh anak-anak itu tetapi melalui orang lain. 

Tidak selalu orang yang kita bantu akan membantu kita juga, tetapi kebaikan yang kita lakukan dengan tulus tidak akan pernah sirna.  Semoga Allah membimbing kita untuk senantiasa menebar kebaikan.

Mutiara, 22 Januari 2022
Dian L Izwar
_________

“Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula).”
(QS. Ar-Rahman 55: Ayat 60)

Dian

Psikolog yang senang belajar dan mengajar, gemar memasak dan menulis. Berharap agar sedikit pengetahuan yang dititipkan Allah padanya dapat membantu sesama dan menjadi penambah amal kebaikan baginya kelak di hari perhitungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *