Cendol untuk Berbuka

“Ma syaa Allah.  Tadi Mama pesan cendol tapi nggak ada.  Ternyata dibawain dari Jakarta,” demikian kira-kira ekspresi sukacita keponakan saya saat menerima bungkusan cendol tadi sore.

Ibunya memesan cendol dari 2 suplier langganan tetapi tidak ada yang bisa dikirim hari ini.

“Ma syaa Allah. Memang rezekinya makan cendol hari ini yaa.. Padahal tadi Om mau bawa bubur kampiun.  Ternyata yang jualnya libur.  Yang buka, toko yang jualan cendol.”

Saya tersenyum melihat kehangatan acara buka bersama hari ini.  Sungguh bila Allah berkehendak, rezeki bisa datang dari mana saja.  Fabi ayyi aalaa i rabbikuma tukadzdzibaan.

Ciomas, 1 Ramadan 1446 H/ 1 Maret 2025
Dian L Izwar


“Allah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezeki, lalu mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali)…”
QS. Ar-Rum: 40


Dian

Psikolog yang senang belajar dan mengajar, gemar memasak dan menulis. Berharap agar sedikit pengetahuan yang dititipkan Allah padanya dapat membantu sesama dan menjadi penambah amal kebaikan baginya kelak di hari perhitungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *