Roti Keranjang
Saya mendapat kiriman sebuah pesan video. Dalam tayangan itu, seorang pelanggan meminta 4 buah roti. Pada saat membayar, ia memberikan uang untuk 8 roti. Ketika penjual menyadari kelebihan uangnya, ia mengatakan agar meletakkan 4 roti di keranjang gantung.
Ini merupakan tradisi khas masyarakat Turki sejak zaman kesultanan Turki Utsmani. Siapa pun yang membutuhkan dapat mengambil roti yang ada di dalam keranjang tanpa perlu membayar. Hingga saat ini beberapa toko roti di daerah Goztepe masih melestarikan kebiasaan ini. Mereka menyebutnya Askida Ekmek atau roti yang ditunda (penggunaannya).
Kembali pada tayangan video, tak lama setelah pelanggan pertama berlalu, seorang wanita datang dan mengangguk saat penjual bertanya apakah ia menginginkan roti. Penjual mengambil 4 buah roti dari keranjang dan memasukkannnya ke dalam kantong. Pada saat menerima kantong tersebut, wanita itu berkata, “Ini terlalu banyak untukku. Ambillah 2 roti dan letakkan di dalam keranjang untuk orang lain yang membutuhkan.”
Ma syaa Allah. Wanita itu hanya mengambil roti sesuai dengan kebutuhannya. Meski sang penjual memberinya 4, ia hanya mengambil 2 karena ia hanya perlu 2 roti. Ia mengukur kebutuhannya dan tidak mengambil lebih. Dalam pandangan saya, ia memahami arti cukup.
Cukup adalah kata istimewa dalam konteks kesehatan mental. Orang yang merasa cukup cenderung lebih sehat mental. Ia tidak merasa kekurangan dan juga tidak terpacu untuk mengambil banyak. Sikap ini membuat ia jauh dari stres dan rasa cemas. Merasa cukup menghadirkan perasaan telah terpenuhinya kebutuhan, sebuah rasa yang dekat dengan rida dan syukur.
Orang yang merasa cukup adalah orang yang memahami diri dan kebutuhannya. Hatinya dipenuhi oleh rasa syukur atas apa yang ia peroleh. Ia akan lebih mudah bahagia, in syaa Allah.
Semoga Allah mudahkan kita untuk merasa cukup atas semua pemberianNya. Aamiin.
Mutiara, 18 April 2025/19 Syawal 1446 H
Dian L Izwar
“Kekayaan (yang hakiki) bukanlah dengan banyaknya harta. Namun kekayaan (yang hakiki) adalah hati yang selalu merasa cukup.”
HR. Bukhari & Muslim
Versi Grafis: https://www.instagram.com/dian.dapurhati/
