Ketok 7 Menit

Ini kisah seorang sahabat. Kemarin malam ia sedang dalam perjalanan dari Wonosobo ke Jakarta. Di tengah perjalanan kendaraaan yang ia tumpangi mogok, mesinnya mati.

Dalam resah memikirkan esok harus masuk kerja, ia mengamati bagaimana awak bus melakukan perbaikan.

“Hampir satu jam. Dikeroyok 5 orang plus mobil tim bantuan teknik dari PO bus, tetap nggak bisa,” ia mengawali cerita.

Proses puluhan menit belum bisa membuat mesin angkutan umum itu hidup kembali. Bus masih bergeming di pinggir jalan.

Saya turut prihatin membaca pesan yang dikirimnya melalui media sosial. Semoga Allah mudahkan ia dan seluruh penumpang sampai ke tujuan masing-masing.

“Lalu tiba seorang pria bersepeda motor,” tulis sang sahabat di pesan berikutnya.

Tampaknya pria itu seorang mekanik, ia membuka sebuah bagian dari mesin bus, kemudian terdengar suara ketokan. Setelah sekitar 7 menit mengetok motor penggerak kendaraan berpenumpang banyak itu, pria tersebut berteriak. “Starter!”

“Alhamdulillah, mesin bus pun hidup,” demikian sang sahabat mengakhiri kisahnya.

Para penumpang yang tadi sempat turun kembali naik, bus pun melaju menuju Ibu Kota.  Alhamdulillah.

Cerita singkat ini mengingatkan saya akan pentingnya ilmu. Dengan ilmunya, sang mekanik dapat memperbaiki mesin dalam waktu singkat. Hanya 7 menit mesin bus dapat hidup kembali. Sementara lima orang sebelumnya berkutat selama hampir 1 jam tanpa hasil. Benarlah ilmu bagaikan cahaya. Ilmu mengeluarkan manusia dari kegelapan, menyelesaikan masalah dan membawa kebahagiaan.

Ilmu membuat kita dapat melakukan hal yang benar dan tepat. Ilmu memungkinkan kita bertindak secara efektif dan efisien. Pengetahuan merupakan kunci dari sebuah keberhasilan.

Ilmu sebelum amal. Kalimat ini terasa sangat indah. Apa pun yang akan kita lakukan hendaklah didahului oleh pengetahuan yang benar dan memadai mengenai hal tersebut. Tidaklah heran bila perintah menuntut ilmu merupakan kewajiban atas setiap muslim. Bahkan ayat pertama yang diterima Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun adalah perintah untuk belajar, upaya menambah pengetahuan.

Bismillah. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala ringankan langkah kita untuk senantiasa belajar. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala mudahkan kita memperoleh ilmu yang bermanfaat, ilmu yang makin mendekatkan kita pada Sang Pemilik Ilmu. Aamiin.

Mutiara, 5 Agustus 2024
Dian L Izwar

P.S: Belajar hal baru apa hari ini, Sahabat? 😉 


“Berilmulah sebelum kamu berbicara dan beramal.”

HR Bukhari.


 

Dian

Psikolog yang senang belajar dan mengajar, gemar memasak dan menulis. Berharap agar sedikit pengetahuan yang dititipkan Allah padanya dapat membantu sesama dan menjadi penambah amal kebaikan baginya kelak di hari perhitungan.

2 thoughts on “Ketok 7 Menit”

  • August 9, 2024 at 15:57
    Permalink

    Tuntutlah ilmu mulai dari ayunan sampai ke liang kubur…
    Begitu pentingnya ilmu.

    Reply
    • August 14, 2024 at 14:36
      Permalink

      Betul sekali. Semoga Allah mudahkan kita untuk mengamalkannya. Aamiin.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *