Qur’an & Souls
Kuliah malam ini memasuki pembahasan mengenai Alquran. Alquran bicara pada jiwa manusia (Dr. Bagus Riyono menyebutnya souls). Alquran menyentuh hati manusia melalui elemen emosi dan atau kognisi dari jiwanya. Beberapa orang mungkin memerlukan proses penalaran untuk dapat memahami Alquran. Proses yang melibatkan kognisi ini biasanya diawali dengan pertanyaan yang kemudian mendapatkan jawabannya dari Alquran. Dalam beberapa kasus dapat juga melalui proses kontemplasi terhadap ayat-ayat yang ditemuinya dalam Alquran.
Di sisi lain, ada orang yang langsung tersentuh hatinya saat membaca Alquran atau bahkan hanya saat mendengarkan bacaan Alquran meski belum memahami artinya. Mereka merasakan ketenangan hati saat mendengarkan Alquran. Elemen emosi dalam jiwanya yang terkoneksi dengan kitab mulia ini. Dengan cara apa pun Alquran bicara pada jiwa kita, semuanya adalah hidayah dari Allah. Hanya Allah yang dapat memberi petunjuk. Semoga kita dimampukan untuk mempelajari dan mengamalkan Alquran dalam bimbinganNya.
Mutiara, 27 Februari 2022
Dian L Izwar
#Refleksi kuliah sesi keenam “The 126-hour program on Islamic Psychology as the science of human soul, cognition, emotion and behavior”. Ahad, 27 Februari 2022, 20.00-22.00 WIB oleh Dr. Bagus Riyono, MA, Psikolog
Barangsiapa dikehendaki Allah akan mendapat hidayah (petunjuk), Dia akan membukakan dadanya untuk (menerima) Islam. Dan barangsiapa dikehendaki-Nya menjadi sesat, Dia jadikan dadanya sempit dan sesak, seakan-akan dia (sedang) mendaki ke langit. Demikianlah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.
QS. Al An’am: 125
